Rencana Pembuatan Teleskop Pemburu Asteroid



Asteroid mengancam bumi? Ternyata bumi kita ini dalam keadaan waspada. Bagaimana tidak, benda-benda asing luar angkasa siap jatuh dan mendarat di bumi dengan kecepatan kilat. Tentu saja dampak yang dihasilkan pasti sangat merugikan bumi dan kita sebagai penghuninya.

Nah, apa yang harus kita lakukan untuk mencegah hal tersebut terjadi?

Baru-baru ini Ilmuan dan Astronot bekas pendiri National Aeronautics and Space Administration (NASA) mendiskusikan untuk membuat sebuah proyek besar yakni menciptakan Teleskop Pemburu Asteroid.

Proyek tersebut diberi nama Proyek Sentinel. Proyek tersebut telah diresmikan oleh B612 Foundation (28/06/2012). B612 Foundation merupakan sebuah grup non profit yang terdiri dari ilmuwan dan peneliti yang telah lama meneliti dan mempelajari asteroid dan batuan luar angkasa lainnya.

Proyek tersebut akan mengembangkan teleskop pengamat yang akan ditempatkan di orbit mengelilingi Matahari. Tujuannya adalah untuk mempuat peta dinamis yang komprehensif dari tata surya kita. Peta tersebut akan memberikan informasi tentang asteroid yang mengorbit Bumi sehinggi dapat diketahui asteroid apa saja yang mengancam Bumi.

"Alasan kami melakukan hal ini karena kita bisa. Organisasi swasta sekarang dapat menjalankan proyek yang menakjubkan yang sebelumnya hanya dapat dilakukan oleh pemerintah," ungkap Ed Lu, Ketua dan CEO B216 yang sekaligus merupakan mantan astronot NASA yang pernah terbang dengan roket Soyuz serta tinggal di ISS, seperti yang di kutip dari space.com.

" Bukan sesuatu yang gila jika kita memikirkan teleskop besar yang didanai oleh swasta. Bahkan ada teleskop di Bumi yang telah didanai swasta. Bedanya adalah teleskop ini bukan berada di Bumi, tapi mengorbit Matahari," tambahnya.

Beberapa perusahaan pendukungpun telah memberikan proposal penawaran untuk pembuatan teleskop tersebut. Salah satunya perusahaan Ball Aerospace. Perusahaan ini berpusat di Colordo, dan sebelumnya perusahaan ini telah dipercaya oleh NASA untuk membuat komponen misi Kempler dan Teleskop Inframerah Spitzer.

Tentunya pembuatan Teleskop ini sangat memakan waktu dan biaya yang sangat mahal hingga ratusan USD.

Namun demi Bumi yang kita tempati hal tersebut sangatlah penting untuk dilaksanakan. Mengingat bahwa hidup sangatlah berharga.
 
Salam : Kesain Rumah Derpih
Share:

Pentavalent, Satu Suntikan Cegah 5 Penyakit

Ini merupakan vaksin yang terdiri dari lima antigen sekaligus.

vaksin penting sebagai pencegahan penyakit di kemudian hari. (inmagine)
 
Vaksinasi merupakan langkah pencegahan penting dalam pengendalian penyakit yang mengancam nyawa. Pengembangan vaksin baru atau perbaikan vaksin lama yang sudah ada pun menjadi kebutuhan tak terelakkan.

PT Bio Farma (Persero) memahami itu. Mulai tahun depan, perusahaan farmasi yang mendapat kepercayaan WHO memproduksi vaksin ini berencana meluncurkan vaksin pentavalent untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

Vaksin ini terdiri atas lima macam antigen, yaitu difteri, pertusis, tetanus (DPT), hepatitis B (HB) dan haemaphilus influeanza tipe B (Hib). Ini merupakan pengembangan vaksin kombo yang sudah ada ditambah vaksin Hib.

Vaksin Hib diperlukan untuk melindungi anak dari komplikasi serius seperti pneumonia, meningitis (radang selaput otak) dan radang telinga, seperti disampaikan dalam Forum Vaksin Riset Nasional ke-2 di Jakarta.

Vaksin pentavalent memiliki banyak keuntungan. Dapat mencegah lima penyakit sekaligus dengan satu suntikan. Dengan demikian, masyarakat dapat meminimalisir jumlah suntikan, jumlah kunjungan, serta mengurangi biaya produksi dan biaya imunisasinya sendiri.

Dikutip dari situs Bio Farma, vaksin pentavalent diperuntukkan bagi bayi usia tiga bulan. Diberikan sebanyak tiga dosis, artinya bayi hanya disuntik tiga kali dengan interval waktu minimal satu bulan. Sebelum disatukan, vaksin DPT, HB, dan Hib masing-masing diberikan empat kali sehingga bayi harus menerima suntikan 12 kali.

“Kami ingin memproduksi vaksin yang memiliki tingkat keamanan sesuai dengan daftar prioritas WHO,” ucap Kepala Divisi Surveilance dan Evaluasi Produk PT Bio Farma, Bambang Herman Djalinus.


Salam : Kesain Rumah Derpih
Share:

Belajar Mencintai Pekerjaan


TIDAK sedikit orang yang merasa terjebak dalam pekerjaan karena menganggapnya sebagai sebuah daftar tanggung jawab atau hal-hal yang harus dilakukan. Maka, tidak heran jika kemudian banyak orang yang merasa stres dan berakhir dengan membenci pekerjaannya.

Jika Anda berpikir hanya ada dua opsi untuk memecahkan masalah tersebut, yakni mengundurkan diri atau menelan bulat-bulat semua tekanan itu, maka Anda keliru. Sebab, masih ada pilihan ketiga, yakni menyesuaikan cara Anda melakukan pekerjaan sehingga lebih produktif dan menyenangkan.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengesampingkan pola pikir yang menganggap pekerjaan sebagai beban. Amy Wrzesniewski, assosiate professor di Yale School of Management, bersama beberapa dua rekannya, Jane Dutton dan Justin Berg, mengembangkan suatu metode yang disebut job-crafting.

Inti dari metode tersebut adalah untuk membuat segala jenis pekerjaan menjadi lebih bermakna dengan memberdayakan karyawan untuk bertukar pikiran dan mengimplementasikan penyesuaian secara halus namun signifikan di lingkungan kerja. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

1. Tinjau ulang pekerjaan secara kreatif
Pertama, analisis berapa banyak waktu, energi, dan perhatian yang harus Anda curahkan untuk melakukan berbagai tugas. Setelah itu, gunakan pengetahuan tersebut untuk berefleksi.

Menurut Barbara Frederickson, penulis buku Positivity sekaligus profesor psikologi di University of North Carolina, sangat penting bagi seseorang untuk memperhatikan emosi yang muncul saat bekerja. Dengan demikian, Anda akan mengetahui aspek pekerjaan mana yang membuat Anda merasa sangat hidup, dan begitu pula sebaliknya.

Banyak di antara kita yang akhirnya terjebak dalam rutinitas keseharian. Oleh karena itu, sangat penting untuk meninjau ulang secara berkala tentang apa yang sebenarnya kita lakukan. Bahkan dalam kesibukan sepadat apa pun, sebetulnya masih tersisa ruang gerak yang dapat dimanfaatkan untuk perubahan. Perubahan sekecil apa pun bisa memberikan dampak nyata dalam kehidupan bekerja.

2. Membuat diagram harian
Buat diagram berisi rincian pekerjaan yang Anda lakukan setiap hari. Ini berguna sebagai dasar bagi perubahan yang Anda perlukan. Setelah mendapatkan diagram tersebut, Anda bisa menemukan cara baru untuk ''menghidupkan'' perkerjaan sehingga menjadi tidak membosankan.

3. Mengidentifikasi hal yang disukai dan dibenci

Dengan mengarahkan kembali cara pandang terhadap pekerjaan, Anda bebas memikirkan ide-ide baru untuk mengatur ulang jam kerja serta energi yang harus dicurahkan. Cari tahu aspek apa yang paling Anda sukai dari pekerjaan, dan aspek apa yang paling tidak Anda sukai.
 
Setelah itu, Anda bisa menemukan cara untuk melakukan pekerjaan dengan cara yang berbeda sehingga tidak lagi merasa terbebani.

4. Merealisasikan ide
Setelah Anda menemukan cara untuk melakukan pekerjaan dengan cara yang lebih menyenangkan, bicarakan ide tersebut dengan supervisor atau orang yang mempekerjakan Anda. Selama penyesuaian tersebut menjanjikan hasil yang produktif dan sama-sama menguntungkan, tidak ada alasan untuk khawatir ide tersebut ditolak.
Salam : Kesain Rumah Derpih
Share:


Recent Posts